Tak tik tak tik tak
Aku dengar suara detak jam dinding
Bagai berpacu dengan denyut jantungku, berdebar s’lalu
Telah begitu lama diri ini menanti kedatanganmu...
Aku kembali berkaca dan bergaya, berputar-putar
Berulang kali ku benahi gaunku serta rambutku
Entah yang ke berapa
Kuusap lagi wajah dan bibir ini...
(*)
Namun engkau tiada kunjung datang (kunjung datang)
Mungkin engkau melupakan janji
Oh kesal hati ingin marah tapi ku tak kuasa
Sedangkan malam s’makin larut jua...
[Interlude]
Entah yang ke berapa
Kuusap lagi wajah dan bibir ini...
Kembali ke: (*)
Na na na na na na na na na na na na na...
Kesal hatiku, buat bencimu...
Aa.a.haa...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar