Belum kering luka lama
Yang aku derita
Sampai hatimu kau gores lagi
Luka yang baru di hati...
(*)
Tetes-tetes air mata
Tak mampu ku tahan
Ibarat lilin nasib diriku
Ditelan api menyala...
(#)
Rela memberikan seberkas cahaya
Walau diri harus hancur terbakari...
Reff:
Semurni apa engkau artikan
Makna sebuah hakikat cinta
Sebesar apa engkau hargai
Kesetiaan di dalam dada
Cukuplah sudah sampai di sini
Biarkan saja aku sendiri
Tak sanggup lagi harus begini
Berteman dengan penderitaan...
[Interlude]
Kembali ke: (*), (#), Reff
Tidak ada komentar:
Posting Komentar