Menanti semarak hilangnya asmara
Kerana segunung harapan membara
Kesepian, kesepian, kesepian...
Bisikanlah kasihmu agar ku bisa membuka
Yang luka terguris dekat d kata
Ada kala ku bersalah
Ada kala biar ku menanti kerama darimu...
(*)
Aku sendiri, masih tetap sepi
Aku yang di bahumu
Oleh bebatanmu...
Reff:
Kita suburkan semula
Wasilah cinta sepi...
Pernah terluka terlalu lama dilukai...
[Interlude]
Kembali ke: (*), Reff
Menanti, diapun sepulangnya ho.o..
Ku pasti ada ruang lagi untukku
Kembali, kembali, kembali padamu
Aku tetap menanti...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar