Ketika lembayung senja tinggalkan mata
Terasa alam pun turutkan hati
Bagai ku terpuruk lembah asmara yang berhati
Saat kau terlena di dalam cinta mendua...
(*)
Kemana hilangnya sumpah janji setia?
Oh kemana semerbak harum kasturi
Kini ku sendiri menanggung derita sedih cinta
Hilanglah harapan yang dulu engkau ucapkan...
(#)
Teganya dirimu mendustai cinta yang telah lama terbina
Hingga dihembus rasa sayang yang dulu pernah kita ciptakan
Selamanya...
Tinggallah aku dalam khayalan, terjebak cinta yang semua oo..
Tinggallah aku dalam derita yang kau ciptakan untukku, o.oo..
Engkau berikan cinta yang semua, ou.oo...
[Interlude]
Kembali ke: (*), (#)
Tinggallah aku dalam khayalan, terjebak cinta yang semua oo..
Tinggallah aku dalam derita yang kau ciptakan untukku, o.oo..
Tingallah aku (tinggallah aku dalam khayalan,terjebak cinta yang semu)
Terjebak cinta yang semu, huo.oo..
(Tinggallah aku dalam derita yang kau ciptakan untukku)
Kau tinggalkan untukku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar